Chat with us, powered by LiveChat

Paling tidak 15 orang tewas ketika tembok runtuh di Mumbai yang dilanda musim hujan

Paling tidak 15 orang tewas di ibukota keuangan India, Mumbai, Selasa pagi ketika sebuah tembok runtuh saat hujan lebat.

Agen Taruhan Casino Slot Online – 69 lainnya terluka ketika struktur itu turun sekitar jam 2 pagi (2030 GMT Senin) di permukiman kumuh, Tanaji Kamble, juru bicara manajemen bencana untuk otoritas lokal Mumbai, mengatakan kepada AFP.

Tragedi itu terjadi ketika pemukiman pantai yang dipenuhi 20 juta penduduk dihantam hujan lebat selama dua hari berturut-turut, membuat kota terhenti total.

Pihak berwenang menyatakan hari Selasa sebagai hari libur nasional dan menyarankan semua penduduk untuk tetap tinggal di dalam rumah. Sekolah dan perguruan tinggi ditutup sementara penerbangan dialihkan dari bandara utama Mumbai.

Petak besar Mumbai menerima sekitar 100 milimeter (4 inci) hujan semalam hingga Selasa pagi, membuat bagian dataran rendah terendam air.

Layanan kereta api di jaringan rel era kolonial Mumbai, jalur kehidupan bagi penduduk kota, berkurang karena jalur yang tergenang air sementara pengendara Judi slot online terlihat mendorong mobil melalui jalan-jalan yang banjir.

Tim penyelamat sedang menyaring reruntuhan tembok yang runtuh di daerah kumuh di utara Mumbai, dengan harapan menemukan lebih banyak orang yang selamat terperangkap di bawah puing-puing.

“Operasi penyelamatan sedang berlangsung dan lebih banyak perincian sedang ditunggu. Selain itu, tim pemadam kebakaran dan polisi setempat juga mencapai tempat itu dan mengambil kendali atas situasi ini,” kata seorang pejabat Pasukan Bencana Nasional kepada kantor berita Press Trust of India.

Jalan-jalan di Mumbai secara teratur banjir selama musim hujan, yang berlangsung dari Juni hingga September atau Oktober, dan yang memberi India sebagian besar curah hujan tahunan.

Pada 2005, 950 milimeter (37 inci) hujan turun di kota metropolitan hanya dalam 24 jam, menewaskan lebih dari 500 orang.

Pada Agustus 2017, hujan deras membuat pusat komersial macet selama dua hari dan menewaskan sedikitnya 10 orang.

Runtuh bangunan sering terjadi selama musim hujan ketika bangunan bobrok tertekuk di bawah beban hujan terus menerus.

Aktivis mengatakan kerentanan Mumbai terhadap banjir telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir karena ledakan konstruksi yang berusaha untuk mengimbangi populasi kota yang membengkak.

Banyak dari tutupan bakau Mumbai, yang sangat efektif dalam membantu mengalirkan air, telah hancur selama dekade terakhir untuk memberi jalan bagi bangunan tinggi yang mewah.

Menurut berbagai penelitian, di mana saja antara 40 hingga 50 persen populasi kota tinggal di daerah kumuh, yang menjadi lautan terpal biru setiap monsun ketika penduduk berusaha mencegah hujan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *