Nelayan Mendarat Setelah Kebakaran Di Muara Baru

Nelayan dari pelabuhan perikanan Muara Baru di Penjaringan, Jakarta Utara, harus tetap berada di darat untuk sementara waktu karena kebakaran baru-baru ini mengakibatkan penutupan dermaga pelabuhan untuk memungkinkan puing-puing dibersihkan dan agar penyelidikan dapat dilanjutkan.

Bandar Taruhan Casino Slot Online – Yuyuk, 42, mengatakan dia menganggap dirinya beruntung sebagai kapal nelayan yang dia kru selamat dari neraka pada hari Sabtu yang menghancurkan puluhan kapal, meskipun sekarang dia tidak bisa melaut.

“Kami tidak diizinkan untuk sementara waktu karena ketika kami berangkat untuk pergi memancing, kami berlabuh di sini terlebih dahulu [untuk mempersiapkan dan memasok],” kata Yuyuk kepada The Jakarta Post pada hari Selasa, merujuk pada daerah di mana kebakaran terjadi.

Dia mengatakan bahwa selama kebakaran pada hari Sabtu, dia dan awak kapal judi slot online penangkap ikan lainnya dengan panik mencoba menjangkau kapal mereka untuk membawa mereka jauh dari bahaya. Namun, karena kekacauan, perahu menabrak satu sama lain dan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Dia mengatakan bahwa untuk saat ini adalah kapal yang dikerjakannya, 120 tonase kapal bruto yang dilengkapi untuk menangkap tuna cakalang di Samudra Hindia, harus merapat di dekat dinding laut pelabuhan untuk menjalani perbaikan sebelum diizinkan untuk kembali ke pelabuhan. dermaga.

Dia mengatakan bahwa karena perbaikan dan penutupan sementara dermaga, keluar ke laut harus ditunda selama beberapa minggu.

Jefri, 44, biasanya bekerja memperbaiki kapal nelayan yang berlabuh di pelabuhan. Selama kebakaran, dia buru-buru mengambil perahu yang sedang dikerjakannya untuk keselamatan, meskipun dijadwalkan untuk memancing cumi-cumi sekitar minggu ini.

Kapal penangkap cumi-cumi harus tetap merapat di dinding laut pelabuhan, sementara ia melakukan perbaikan pada lima kapal lain milik majikannya yang rusak selama kebakaran.

“Kami memperbaiki apa yang kami bisa dulu karena kami tidak bisa kembali ke dermaga utama untuk saat ini,” kata Jefri.

Kebakaran Sabtu sore diduga terjadi karena percikan dari pengelasan yang dilakukan pada kapal Artamina Jaya. Api menghancurkan lebih dari 30 kapal.

Tiga orang terluka, dua karyawan dari pabrik terdekat dan seorang petugas penyelamat kebakaran, yang semuanya dikirim ke Rumah Sakit Atma Jaya untuk dirawat karena menghirup asap.

Angin kencang dengan cepat menyebarkan api di antara kapal kayu berlabuh. Api dilaporkan ke Badan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara pada hari Sabtu pukul 3.16 malam.

Dua puluh tiga mobil pemadam membantu memadamkan api pada pukul 5.16 pagi hari berikutnya. Namun, pada hari Minggu pukul 7 pagi, nyala api kembali terlihat dari lima kapal. Lima truk pemadam kebakaran dipekerjakan kembali untuk memadamkan wabah baru.

Insiden itu tidak hanya sedang diselidiki oleh Kepolisian Jakarta, tetapi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan kementerian juga sedang menyelidiki hal itu. Dia menduga kebakaran itu mungkin disebabkan oleh kesalahan di pelabuhan nelayan.

“Banyak kapal berlabuh untuk melakukan perbaikan atau pekerjaan bangunan di sana, meskipun itu untuk menurunkan ikan. Ini bukan untuk docking, “kata Susi, Senin di Bandung, Jawa Barat.

Dia mengatakan kementerian telah memperingatkan pemilik kapal di pelabuhan untuk tidak memperbaiki kapal mereka di dermaga dan melakukan pekerjaan di galangan kapal.

Susi juga mengatakan bahwa dari 34 kapal yang hancur, 10 tidak terdaftar dan tidak termasuk dalam catatan otoritas pelabuhan dari 1.250 kapal penangkap ikan.

Dia mengatakan kementerian ingin menentukan apakah api itu murni kecelakaan atau apakah itu sengaja dimulai karena pemilik kapal kadang-kadang hanya mendaftarkan salah satu kapal mereka meskipun mereka benar-benar beroperasi hingga 10 untuk menangkap ikan secara ilegal.

Polisi Jakarta melaporkan mereka telah melakukan interogasi.

“Kami telah menanyai 21 saksi – pemilik kapal, anggota kru, dan pembuat peraturan – untuk membantu penyelidikan kami dan untuk menemukan bukti,” juru bicara Polda Metro Jaya Kombes. Argo Yuwono mengatakan pada hari Selasa, Antara melaporkan.

Dia mengatakan penyelidikan masih berlanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *